Selasa, 13 Maret 2012

kembalikan lagi

mengingat SMA adalah masa dimana aku punya semangat yang sangat menggebu2. ketika aku chating sama salah satu sahabatku dan aku berkata : "targetku untuk sekarang hanyalah 2,8". lalu, spontan terkejut sahabatku berkata "mana anita yang aku kenal.? anita yang waktu sma punya target 100. anita yang jika tidak paham pelajaran dan bertanya sama guru terkadang sempat menangis dan meneteskan air mata jika tak mengerti. kenapa rendah targetmu?" lalu aku menjawab "gak tau juga kenapa, karena aku sedikit malas". lalu teman ku bilang " mana anita yang aku kenal, yang slalu memberi semangat kepada temannya jika temannya frustasi/sedih dalam pelajaran. kenapa malah anita yang begitu?" secara reflek, aku baru tersadar dan terbangun dari kegelapanku. gelap akan siapa aku. dan sempat lupa, tidak mengenali siapa aku lagi. dan semenjak itu., aku perlahan bangkit walau sebenarnya belum seutuhnya bangkit. dan aku masih ingat kata sahabatku "mana target yg slalu aku buat d helaian kertas?" aku menjawab"belum ada aku buat" dan, aku berpikir, betapa aku terlalu acuh pada diriku ini. ketika masih SMA, aku memang terbilang orang tercuek d kelas, tapi aku juga terbilang org ter-funny d kelas. cuek aku d SMA, belajar perlahan ketika orang tidak belajar, dan tidak belajar ketika orang belajar. setidaknya, waktu SMA sebelumnya adalah pelajaran yang aku baca. nah, saat kini, sedikit lebih drop dari SMA. walau secara kasat mata masih sama. gak terlalu rajin belajarnya. tapi, aku sangat menyukai pola belajarku waktu SMA. tapi, sekarang, insyaALLAH tidak lagi. karena aku udah sedikit mulai menyesuaikan pola belajarku dg sistem kuliahku. yang pasti prinsip belajarku dulu dan sekarang adalah "baca, pahami, maka otomatis kita hafal" dan "sukai pelajaran yang kita benci, insyaALLAH pelajaran yg kita benci akan mudah kita pahami". ini mengingatkan aku SMP dulu. waktu SMP, fisika adalah pelajaran yg sangat aku takuti d UN, dan pas SMA, aku pke prinsip sukai pelajaran yg aku benci. dan lantas, perlahan, nilai fisikaku d smp yg biasa paling tinggi 70, sekarang pas SMA, insyaALLAH nilaiku naik jadi 78 dan berubah drastis jadi 98.. makasih PAPA dan MAMA.. beliaulah yg berkata begitu..dan aku udah melakukannya...intinya : aku anak yang paling malas menghafal. tapi senang membaca. dan lalu aku pahami.

sekali lagi, makasih sahabat, kau telah memulihkan aku lagi. aku yang seperti dulu. walau, hobbyku yg rajin bertanya sama guru, kurang ku terapkan d kuliah. tapi, insyaALLAH akan ku lakukan itu... ^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar